TANGKISLAH!
Oleh Kevin Fajar
Alunan mawar berhembus melodi
Tiada maksud untuk menganggumu
Cukuplah engkau bersedih hati
Terkadang kita kan jatuh untuk terbangun
Belalang kecil menghampirimu
Memberi selembar kain untuk dirimu
Untuk mengupas air matamu
Jika ini mimpi, kapankah kamu terbangun?
Taburan cahaya di sekujur kain itu
Meraut pedih menggambar cakrawala
Kamu hidup dengan keindahanmu
Bukan untuk membenci hidupmu
Kita lahir dalam nuansa menegangkan
Ibu menjagamu saat kau kecil
Ayahmu menunggumu saat kau tumbuh besar
Pelukkan mereka seperti rintikkan emas
Badai-badai mengusir kebahagianmu
Kini datang pelangi yang mengetuk
Wahai kawan wahai saudara
Kita hidup di waktu yang sama
Dari berbagai orang tua
Yang tersenyum dan terus memelukmu
Janganlah kau bersedih hati
Usaplah matamu, berilah cahaya
Selasa, 04 November 2014
PUISI-UNTUK TUHAN
UNTUK TUHAN
Oleh Putri Anzali R
Tuhan ...
Aku lelah ,,,
Aku ingin engkau memelukku....
Sekejap saja tuhan ...
Tuhan ,,,
Aku lelah menghadapi smua ini ...
Mengapa aku harus menghadapi ini...
Mengapa aku harus diberi cobaan seperti ini.....
Tuhan jemputlah aku ......
Namun , aku masih ingin bersama mereka..
Aku masih ingin bercanda tawa bersama mereka .....
Tuhan bantulah aku .......
Aku tau engkau selalu bersamaku......
Oleh Putri Anzali R
Tuhan ...
Aku lelah ,,,
Aku ingin engkau memelukku....
Sekejap saja tuhan ...
Tuhan ,,,
Aku lelah menghadapi smua ini ...
Mengapa aku harus menghadapi ini...
Mengapa aku harus diberi cobaan seperti ini.....
Tuhan jemputlah aku ......
Namun , aku masih ingin bersama mereka..
Aku masih ingin bercanda tawa bersama mereka .....
Tuhan bantulah aku .......
Aku tau engkau selalu bersamaku......
PUISI-MAKE THOSE CHANCE BY YOURSELF
MAKE THOSE CHANCE BY YOURSELF
By Stephani Thalia
Make your chance
Even you feel like you're nothing
When they hold what
you never have
When you bleed for years
Even they say that
you're better when you never there
Just attemp,
Make their words fell down to the floor
If nobody gives you chance
Make the chance yourself
painting the paper yourself
they have rights to break us down
But we also have rights to be strong
To raise the top of the flag
By Stephani Thalia
Make your chance
Even you feel like you're nothing
When they hold what
you never have
When you bleed for years
Even they say that
you're better when you never there
Just attemp,
Make their words fell down to the floor
If nobody gives you chance
Make the chance yourself
painting the paper yourself
they have rights to break us down
But we also have rights to be strong
To raise the top of the flag
PUISI-PARADIGMA
PARADIGMA
Oleh Kevin Fajar
Ramah disapa tanda mengapa
Oh Tuhan aku t'lah mencoba
Aku berdoa di balik hulu
Meninggalkan jejak yang sedikit halus
Warisan hidup t'lah kau beri
Hidup berputar berlawan arah
Menerjang ombak dengan kawat
Menembus lantai samudra yang gelap
Dramatis hati naluri jiwa
Meditasi raga di pagi hari
Namun sesak di rongga cinta
Pandang badai yang kulekat
Aku suka menggambar ujian
Tuhanku memberi sejumlah rencana
Ramah disapa tanda mengapa
Aku tersandung tolonglah Tuhan!
Oleh Kevin Fajar
Ramah disapa tanda mengapa
Oh Tuhan aku t'lah mencoba
Aku berdoa di balik hulu
Meninggalkan jejak yang sedikit halus
Warisan hidup t'lah kau beri
Hidup berputar berlawan arah
Menerjang ombak dengan kawat
Menembus lantai samudra yang gelap
Dramatis hati naluri jiwa
Meditasi raga di pagi hari
Namun sesak di rongga cinta
Pandang badai yang kulekat
Aku suka menggambar ujian
Tuhanku memberi sejumlah rencana
Ramah disapa tanda mengapa
Aku tersandung tolonglah Tuhan!
PUISI-PERBEDAAN
PERBEDAAN
Oleh Pipit f
Diantara dua manusia
Pasti ada pebedaan
Jika kita sabar...
Perbedaan bukanlah kelemahan
Tepi kelebihan untuk memahami
Perbedaan tercipta
karena...
Rasa ingin melengkapi
Sehingga tertutup segala kelemahan
Beda bukan berarti jauh
karena...
Beda bukanlah jurang
Tapi...
Jembatan untuk menyatukan kita
Waktu..
Tidak akan membuat semuanya
SAMA...
Tapi hanya memberikan pilihan
Dan pilihan yang akan...
Menentukan jawaban
Bayangkanlah...
Jika kita bisa menyatukan perbedaan
Dan saling mengerti
Jangan pernah...
Terlintas apa yang dapat kita berikan
Tapi...
Apa yang dapat perbedaan
Berikan pada kita
Oleh Pipit f
Diantara dua manusia
Pasti ada pebedaan
Jika kita sabar...
Perbedaan bukanlah kelemahan
Tepi kelebihan untuk memahami
Perbedaan tercipta
karena...
Rasa ingin melengkapi
Sehingga tertutup segala kelemahan
Beda bukan berarti jauh
karena...
Beda bukanlah jurang
Tapi...
Jembatan untuk menyatukan kita
Waktu..
Tidak akan membuat semuanya
SAMA...
Tapi hanya memberikan pilihan
Dan pilihan yang akan...
Menentukan jawaban
Bayangkanlah...
Jika kita bisa menyatukan perbedaan
Dan saling mengerti
Jangan pernah...
Terlintas apa yang dapat kita berikan
Tapi...
Apa yang dapat perbedaan
Berikan pada kita
PUISI-AKU ADALAH AKU
AKU ADALAH AKU
Oleh Ad Deen
Aku adalh Aku.
Aku bukan dia..mahu pn kamu..
Anganku..mimpiku..citaku..
Prjalanan arah tuju hidup ku.
Aku adalh aku.
Cintaku..kasihku..rinduku..
Milik masa lalu..akan hilang ikut waktu..
Untuk apa difikir..untuk apa ditungu.
Aku brdiri..pada pohon pendirian yg kukuh..
Aku brpaut..diatas dahan perinsip yg utuh..
Aku brjalan tnpa bekas luka hati yg luluh..
Aku brlari mgejar masa..walau malam hampir brlabuh.
Sifat ku bukan brmegah..aku orang yg merendah..
Sifat ku suka mgalah..bukn brerti aku orang yg kalah..
Untuk apa aku brdebat..mahu pun berhujah..
Maafkn..jika sgala prsoalan aku yg brsalah.
Biar jalan hidup ku samar..aku tidak peduli..
Biar brtabur sejuta onar penuh brduri..
Langkh brpadu..azam brsatu hajatku dihati..
Sgala impian prjuangan..aku turuti.
Walau ku dicaci..shinga dikeji..
Aku tetap teguh diatas jalan yg pasti..
Walau ku sendiri..jalani prjalanan hidup sunyi..
Aku yakin itulh jalan yg hakiki.
Kenangan hidup ku smalam biarkn brlalu..
Untuk apa dingat..untuk apa ditungu..
Ku meniti hari..ku meyusur waktu..
Aku tidak lelah..mahu pun pasrah..
Jalan ku satu..biar pun brliku..
Kerana Aku adalh Aku.
Oleh Ad Deen
Aku adalh Aku.
Aku bukan dia..mahu pn kamu..
Anganku..mimpiku..citaku..
Prjalanan arah tuju hidup ku.
Aku adalh aku.
Cintaku..kasihku..rinduku..
Milik masa lalu..akan hilang ikut waktu..
Untuk apa difikir..untuk apa ditungu.
Aku brdiri..pada pohon pendirian yg kukuh..
Aku brpaut..diatas dahan perinsip yg utuh..
Aku brjalan tnpa bekas luka hati yg luluh..
Aku brlari mgejar masa..walau malam hampir brlabuh.
Sifat ku bukan brmegah..aku orang yg merendah..
Sifat ku suka mgalah..bukn brerti aku orang yg kalah..
Untuk apa aku brdebat..mahu pun berhujah..
Maafkn..jika sgala prsoalan aku yg brsalah.
Biar jalan hidup ku samar..aku tidak peduli..
Biar brtabur sejuta onar penuh brduri..
Langkh brpadu..azam brsatu hajatku dihati..
Sgala impian prjuangan..aku turuti.
Walau ku dicaci..shinga dikeji..
Aku tetap teguh diatas jalan yg pasti..
Walau ku sendiri..jalani prjalanan hidup sunyi..
Aku yakin itulh jalan yg hakiki.
Kenangan hidup ku smalam biarkn brlalu..
Untuk apa dingat..untuk apa ditungu..
Ku meniti hari..ku meyusur waktu..
Aku tidak lelah..mahu pun pasrah..
Jalan ku satu..biar pun brliku..
Kerana Aku adalh Aku.
PUISI-WAKTU
WAKTU
Oleh Elza Haya
Detik-detik ....
menit-menit..
terus berjalan...
tak kan ada manusia yang bisa menghentikannya..
Walau jam tak berdetak..
namu bumi akan selalu mengelilingi bulan dan matahari...
wktu terus berjalan...
Tak kan bisa kembali ke masa lalu...
walau dikata ada mesin waktu...
waktu terus berjalan..
inilah waktu yang tak pernah berhenti..
Waktu akan selalu ada..
waktu bagaikan sebuah emas...
sangat berharga...
itu lah dia waktu yang sedang kita jalani
Oleh Elza Haya
Detik-detik ....
menit-menit..
terus berjalan...
tak kan ada manusia yang bisa menghentikannya..
Walau jam tak berdetak..
namu bumi akan selalu mengelilingi bulan dan matahari...
wktu terus berjalan...
Tak kan bisa kembali ke masa lalu...
walau dikata ada mesin waktu...
waktu terus berjalan..
inilah waktu yang tak pernah berhenti..
Waktu akan selalu ada..
waktu bagaikan sebuah emas...
sangat berharga...
itu lah dia waktu yang sedang kita jalani
PUISI-BELAJAR DARI PENYESALAN
BELAJAR DARI PENYESALAN
Oleh Stephani Thalia
Ketika kita menangis lirih
Ketika kita meratapi semua
Kita ragu akan masa depan
Yang menanti kita untuk kesana
Penyesalan dan dukacita
Adalah bagian dari hidup kita
yang berwarna warni
Ketika duka mendesis syahdu
Menyesallah untuk sementara
Janganlah kita melakukannya lagi
semua kesalahan di masa silam
Belajarlah wahai saudara
Serap semua penyesalan
Jadikanlah acuan untuk maju
Jadikan semua bermakna bagi semua yang kau temui
Semua yang kau lihat
Janganlah kamu menodai kertas
dengan noda yang sama
Yang telah kau gores
Dan bekasnya tak mungkin
Dapat kau hapus selama nafasmu masih berhembus
Ada harapan bagi
Mereka yang berusaha dengan giat
Masih ada waktu bagimu
Untuk menutupi segalanya
noda yang dulu kau buat
Oleh Stephani Thalia
Ketika kita menangis lirih
Ketika kita meratapi semua
Kita ragu akan masa depan
Yang menanti kita untuk kesana
Penyesalan dan dukacita
Adalah bagian dari hidup kita
yang berwarna warni
Ketika duka mendesis syahdu
Menyesallah untuk sementara
Janganlah kita melakukannya lagi
semua kesalahan di masa silam
Belajarlah wahai saudara
Serap semua penyesalan
Jadikanlah acuan untuk maju
Jadikan semua bermakna bagi semua yang kau temui
Semua yang kau lihat
Janganlah kamu menodai kertas
dengan noda yang sama
Yang telah kau gores
Dan bekasnya tak mungkin
Dapat kau hapus selama nafasmu masih berhembus
Ada harapan bagi
Mereka yang berusaha dengan giat
Masih ada waktu bagimu
Untuk menutupi segalanya
noda yang dulu kau buat
Jumat, 31 Oktober 2014
Memahami Layout Photoshop
mempelajari ruang kerja adobe photoshop untuk mempermudah belajar tutorial photoshop. Untuk pemula yang baru mengenal atau baru mempelajari Adobe photoshop, ada baiknya mempelajari terlebih dahulu area utama yang terdapat didalam adobe photoshop, hal ini dimaksudkan agar nantinya kita tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari Adobe photoshop lebih lanjut.
Layout Photoshop
Secara garis besar layout photoshop atau tampilan software adobe photoshop cs3 dapat kita bagi menjadi 5 bagian utama, yang mana kelima bagian utama inilah nantinya yang akan sering kita pergunakan untuk bekerja di lingkungan Photoshop.
5 bagian utama di photoshop :
- Menu Bar
- Option Bar
- Tool Box
- Kumpulan Pallete
- Kanvas Kerja
Menu Bar
Disini saya mengambil contoh Layout Photoshop default dari Adobe Photoshop CS3. Walaupun saat ini Adobe Systems Incorporated telah meluncurkan versi CS5 yang kaya akan fitur serta kemudahan dalam mengolah gambar digital akan tetapi versi CS3 masih tetap menjadi favorite untuk sebagian pengguna Adobe Photoshop alasan nya karna Adobe Photoshop CS3 dapat bekerja maksimal pada komputer atau laptop yang tidak memiliki spesifikasi tinggi
di dalam menu bar terdapat 9 menu utama yang di dalam menu utama ini terdapat lagi sub-sub menu yang dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaan nya masing-masing, secara berurutan menu-menu utama dalam menu bar Adobe Photoshop CS3 adalah : File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Windows, dan Help.
9 Menu Utama dalam Menu Bar
- File
berisi sub menu untuk membuka, menutup, menyimpan dan bahkan export - Edit
Undo dan Redo adalah salah satu fungsi yang terdapat pada menu ini - Image
fungsi untuk kebutuhan editing gambar terdapat pada menu ini - Layer
menu untuk memanagement layer di dalam kanvas kerja Photoshop - Select
berisi fungsi-fungsi untuk mengatur seleksi - Filter
kumpulan sub menu di dalamnya digunakan untuk menciptakan efek-efek tertentu pada sebuah foto - View
Pengaturan kanvas kerja diatur pada menu view, baik itu zoom in, zoom out bahkan garis rulers - Windows
dipergunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan Pallete dan komponen photoshop - Help
Dipergunakan untuk menampilakan bantuan penggunaan Adobe Photoshop
Option Bar
Secara Default letak atau posisi dari option Bar terdapat tepat dibawah Menu Bar Photoshop, opsi-opsi dari option bar ini akan selalu berubah-ubah sesuai dengan tool apa yang sedang kita gunakan, semisal pada saat kita mengaktifkan brush tool maka opsi pada option bar akan berisi pengaturan diameter dan ketebalan brush, kemudian kita juga dapat mengatur blending mode untuk brush, terdapat pula pilihan Opacity dan juga Flow, beda halnya saat kita mengaktifkan Crop Tool, maka option bar akan berisi berapa lebar serta panjang Crop yang akan kita lakukan, juga dapat pula kita input resolusi foto secara otomatis saat kita melakukan cropping. dibawah ini adalah contoh opsi dari option bar saat brush tool di aktifkan dan opsi yang tampil saat crop tool di aktifkan
Tool Box
Dalam bahasa yang sederhana Tool Box adalah sekumpulan alat-alat yang dipergunakan dalam mengolah gambar digital, dan masing-masing alat ini memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda berdasarkan pengelompokannya. Tepat disebelah kiri dalam layout photoshop cs3 default akan kita lihat sekumpulan alat-alat yang nantinya akan kita pergunakan untuk kebutuhan pengolahan gambar, pada bagian atas dari tool box kita akan menemui kelompok alat yang dapat kita pergunakan untuk kebutuhan seleksi gambar, kemudian bagian selanjutnya tepat dibawah kelompok seleksi terdapat alat yang dapat kita pergunakan untuk melakukan cropping, lalu terdapat pula kumpulan alat untuk melakukan retouching, painting dan drawing, yang terakhir terdapat dibagian paling bawah dari tool box adalah alat-alat bantu yang menunjang kita dalam mengolah gambar.
Kumpulan Pallete Photoshop
Bilah sebelah kanan dari Layout Photoshop akan diisi oleh Pallete-Pallete yang telah di kelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaan nya, secara default bilah sebelah kanan dari ruang kerja dari Adobe Photoshop CS3 akan diisi oleh Pallete Navigator, Histogram dan Info pada bilah kedua terdapat pallete Color, Swatches, dan Style. kemudian bilah paling bawah terdapat Pallete Layers, Channel dan Paths.
Tiap-tiap Pallete yang tampil dalam Layout Photoshop dapat kita sesuaikan ukuran dari pallete tersebut, dapat pula kita hilangkan seandainya pallete tersebut jarang kita pergunakan, atau bila suatu saat kita perlukan kita pun dapat memunculkan nya kembali pada menu bar : View – Windows
Kanvas Kerja Photoshop
Di Area inilah tempat kita melakukan olah digital, semua pengetahuan kita tentang tool photoshop akan dapat kita pergunakan pada kanvas kerja, pallete-pallete photoshop yang telah sebelumnya kita pelajari akan sangat berguna saat kita telah mulai melakukan edit foto pada kanvas kerja, pallete layer akan selalu mejadi pendamping anda dalam bekerja di photoshop, begitupun dengan pallete history yang akan membuat kemudahan dalam kita mengorganisir langkah-langkah apa yang telah kita kerjakan pada kanvas kerja, untuk melakukan edit foto dengan cepat, pallete action wajib dipelajari lebih dalam.
Selasa, 28 Oktober 2014
PUISI-STILL I RISE
STILL I RISE
By Maya Angelou
You may write me down in history
With your bitter, twisted lies,
You may trod me in the very dirt
But still, like dust, I'll rise.
Does my sassiness upset you?
Why are you beset with gloom?
'Cause I walk like I've got oil wells
Pumping in my living room.
Just like moons and like suns,
With the certainty of tides,
Just like hopes springing high,
Still I'll rise.
Did you want to see me broken?
Bowed head and lowered eyes?
Shoulders falling down like teardrops.
Weakened by my soulful cries.
Does my haughtiness offend you?
Don't you take it awful hard
'Cause I laugh like I've got gold mines
Diggin' in my own back yard.
You may shoot me with your words,
You may cut me with your eyes,
You may kill me with your hatefulness,
But still, like air, I'll rise.
Does my sexiness upset you?
Does it come as a surprise
That I dance like I've got diamonds
At the meeting of my thighs?
Out of the huts of history's shame
I rise
Up from a past that's rooted in pain
I rise
I'm a black ocean, leaping and wide,
Welling and swelling I bear in the tide.
Leaving behind nights of terror and fear
I rise
Into a daybreak that's wondrously clear
I rise
Bringing the gifts that my ancestors gave,
I am the dream and the hope of the slave.
I rise
I rise
I rise.
By Maya Angelou
You may write me down in history
With your bitter, twisted lies,
You may trod me in the very dirt
But still, like dust, I'll rise.
Does my sassiness upset you?
Why are you beset with gloom?
'Cause I walk like I've got oil wells
Pumping in my living room.
Just like moons and like suns,
With the certainty of tides,
Just like hopes springing high,
Still I'll rise.
Did you want to see me broken?
Bowed head and lowered eyes?
Shoulders falling down like teardrops.
Weakened by my soulful cries.
Does my haughtiness offend you?
Don't you take it awful hard
'Cause I laugh like I've got gold mines
Diggin' in my own back yard.
You may shoot me with your words,
You may cut me with your eyes,
You may kill me with your hatefulness,
But still, like air, I'll rise.
Does my sexiness upset you?
Does it come as a surprise
That I dance like I've got diamonds
At the meeting of my thighs?
Out of the huts of history's shame
I rise
Up from a past that's rooted in pain
I rise
I'm a black ocean, leaping and wide,
Welling and swelling I bear in the tide.
Leaving behind nights of terror and fear
I rise
Into a daybreak that's wondrously clear
I rise
Bringing the gifts that my ancestors gave,
I am the dream and the hope of the slave.
I rise
I rise
I rise.
Langganan:
Postingan (Atom)





